Surat untuk Mama

Dear my beloved Mom,
 

Halo mama. Aku tidak tahu harus bilang apa untuk mama. Mama adalah orang terbaik dalam hidupku. Tidak ada kata-kata yang bisa melukiskan mama. Mama terlalu indah untuk dilukiskan. Mama, terima kasih atas jasa-jasamu selama hampir 18 tahun aku hidup di dunia. Mama yang selalu memperhatikan aku, mama yang secara diam-diam selalu mendukungku. Aku tahu mama tidak akan mengutarakan ini secara langsung, tetapi aku tahu mama sangat menyayangiku.

Mama, maafkan aku kalau selama ini tidak bisa menjadi yang mama mau. Aku yang nakal, aku yang pembangkang, aku yang tidak tahu terima kasih. Maaf ya sudah membuat mama sedih. Aku sebegitu nakalnya sampai-sampai mama sering sakit dan menjadi kurus. Maaf ya sudah membuat mama sedih. Aku janji tidak akan mengulangi lagi…

Mama, sebentar lagi aku akan pergi dari rumah. Aku akan melanjutkan studiku di tempat lain. Apa mama akan merindukanku? Karena aku akan sangat merindukan mama. Bahkan saat liburan kemarin, saat berjalan-jalan, aku selalu berpikir ‘Beli apa ya buat mama?’. Wah, pasti akan sangat sepi karena tidak ada lagi yang mengomeli aku. Apa nanti aku bisa makan teratur ya? Apa nanti aku bisa bangun tepat waktu ya? Rasanya seperti hal-hal kecil ya? Tetapi itulah yang membuatku merasa di rumah. Perhatian-perhatian kecil dari mama.

Mama, aku akan belajar untuk mandiri… Aku tidak akan membuat mama sedih lagi. Aku akan berjuang. Aku akan belajar giat. Aku mau membahagiakan mama… Mama jangan sedih lagi ya…

 
With love,
Dian Azalia
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s