New Prologue ‘5 Minutes’

“Rissa, aku suka kamu.”

Gelombang-gelombang suara masuk ke dalam telinga Rissa. Namun, Rissa tetap bergeming. Ia menyingkap rambut cokelatnya ke belakang telinga, menyembunyikan tremor di tangannya yang berbalut kulit seputih dan semulus porselin. Rissa, entah dari mana, ia mengetahui, cepat maupun lambat, sosok di hadapannya pasti akan mengatakan hal tersebut.

Continue reading

Kau, Ia dan Gadis Itu

Kau…

Kau yang secara diam-diam mengasihi gadis itu. Mereka semua tahu kau menyukai gadis itu, diam-diam memperhatikan dan melindunginya. Namun kau tetap terdiam. Kau memilih untuk mengunci mulutmu rapat-rapat daripada mengatakan apa yang kau rasakan. Kau menyiksa batinmu untuk menjaga perasaan itu. Kau mencintainya, namun tak berani bersuara.

Continue reading